Menyakitkan! Curhat Elon Musk Soal PHK dan Twitter

Kepala Eksekutif Tesla Elon Musk berbicara selama siaran langsung pembukaan truk listrik Tesla Semi, di Nevada, AS, (1/12/2022) waktu setempat. (via REUTERS/TESLA)

Memasuki bulan ke-6 pasca membeli Twitter, Elon Musk curhat soal beratnya menakhodai layanan pesan singkat tersebut.

Tak tanggung-tanggung, ia mengaku menjalankan Twitter sangat menyakitkan.

“Menjalankan Twitter seperti bermain rollercoaster. [Ini adalah] situasi yang sangat menegangkan selama beberapa bulan terakhir,” kata Musk dalam wawancara dengan BBC, dikutip Kamis (13/4/2023).

Saat ditanya apakah menyesal membeli Twitter, Musk hanya mengatakan,”tingkat rasa sakitnya sangat tinggi, ini bukan seperti pesta”.

Dalam wawancara itu, dia juga menjawab soal sejumlah tweet-nya yang kontroversial. Musk mengaku jika tweet-nya memang bermasalah.

“Saya pikir saya tidak boleh mengunggah tweet setelah jam 3 pagi,” ungkapnya.

Twitter sempat disebut mengalami kesulitan keuangan setelah ditinggal pengiklan. Keputusan itu karena Musk jadi pemilik baru platform.

Namun, menurut Musk dalam wawancara tersebut, keuangan perusahaan telah mencapai titik impas. Karena sebagian besar pengiklan telah kembali lagi ke Twitter.

Musk juga harus melakukan PHK sesaat setelah menjadi pemimpin perusahaan. Memangkas ribuan karyawan diakuinya tidak mudah.

Twitter juga harus menghadapi kenyataan ditinggal banyak engineer setelah dimiliki Musk. Ini membuat khawatir akan stabilitas platform.

Pria 51 tahun itu mengaku memang ada beberapa gangguan pada platformnya, termasuk pemadaman. Namun hal itu tidak berlangsung lama dan kembali beroperasi seperti semula.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*